BAB 2 – RISET PEMASARAN DAN STRATEGI STP

  1. A.     Riset Pemasaran

Riset pasarmerupakan pertemuan sistematis, pencatatan, dan analisa data tentang masalah-masalah yang berhubungan dengan pemasaran produk dan jasa. Tujuan dari riset pemasaran adalah untuk mengidentifikasi dan menilai bagaimana perubahan elemen dari bauran pemasaran dampak perilaku pelanggan .Tugas riset pemasaran adalah untuk memberikan manajemen dengan informasi yang relevan, akurat, handal, valid, dan saat ini. Studi Riset Pemasaran terdiri atas informasi yang dikumpulkan dan dianalisis untuk masalah riset tertentu.

  1. Jasa Pelayanan Informasi yang Terstandardisasi
  2. Sistem Informasi Manajemen (SIM)
  3. Sistem Database
  4. Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan
  5. Sistem Ahli
  • Riset Khusus

Biasanya, studi riset ini dilakukan untuk menanggapi masalah atau situasi khusus.  Dalam memutuskan penggunaan riset pemasaran dan pada saat menginterpretasikan hasil, beberapa pertimbangan penting harus diperhatikan:

- Penentuan Masalah

- Pemahaman Keterbatasan Riset

- Mutu Riset

- Evaluasi dan Memilih Para Pemasok

- Biaya

A.     Segmentasi, Targetting and Positioning

1.      Desain Strategi Pemasaran

Meliputi analisis penentuan sasaran pasar dan posisi di pasar, pilihan strategi pemasaran, dan pengembangan serta penentuan posisi produk baru di pasar.

a.      Strategi Penetapan Pasar dan Penentuan Posisi

  • Penetapan Pasar Sasaran artinya memilih konsumen (atau organisasi) yang akan dilayani manajemen dalam pasar produk.
  • Strategi Penentuan Posisi hasil kombinasi antara strategi produk, saluran distribusii, harga, dan promosi yang digunakan oleh perusahaan untuk menentukan posisinya terhadap pesaing utama

b.      Strategi Pemasaran untuk situasi Faktor situasional dan persaingan yang harus dihadapi organisasi menjadi perhatian dalam pemilihan strategi pemasaran.

c.       Strategi Produk Baru adalah proses perencanaan produk baru dimulai dengan kesenjangan kepuasan konsumen.

2.      Segmentasi Pasar

Segmentasi Pasar adalah proses menempatkan konsumen dalam subkelompok di pasar-produk, sehingga para pembeli memiliki tanggapan yang hampir sama dengan strategi pemasaran dalam penentuan posisi perusahaan.

  • Segmentasi dan Keunggulan Bersaing

- Mengidentifikasi cara memadukan preferensi pembeli dan kemampuan organisasi.
– Mengidentifikasi kekuatan (dan kelemahan) organisasi dibandingkan dengan pesaing utama pada setiap segmen.

  • Pemilihan Pasar untuk disegmentasi

Segmentasi pasar terjadi pada setiap tingkat pasar-produk, seperti yang ditunjukkan pada peraga di bawah ini:

Pertimbangan penting dalam penetapan pasar yang akan disegmentasi adalah mengestimasi berbagai kebutuhan dan permintaan pembeli pada beberapa tingkat alterntaif pasar-produk, serta mengidentifiasikan tipe pembeli yang berada di pasar.

3. Mengidentifikasi Segmen Pasar

Sekali pasar yang akan disegmen ditetapkan, satu atau lebih variabel dipilih untuk mengidentifikasi segmen tersebut. Variabel segmentasi memperlihatkan dua fungsi penting.

a. Variabel dasar yang digunakan untuk membagi pasar ke dalam segmen-segmen.

b. Menggambarkan atau menguraikan segmen tersebut.

Perilaku Pembelian seperti ukuran dan frekuensi pembelian berguna dalam mensegmentasi pasar konsumen dan bisnis. Pasar-produk industrial biasanya mengklasifikasikan konsumen dan calon konsumen dalam beberapa kategori atas dasar jumlah pembelian.

Karena pengambilan keputusan pembelian memiliki perbedaan kepentingan dan kompleksitas, sangatlah berguna untuk mengklasifikasikannya agar dapat memahami karakterisitiknya secara lebih baik, memahami produk yang digunakan, dan implikasi strategi pemasaran pada setiap jenis perilaku pembelian. Pengambilan keputusan para pembeli dapat diklasifikasikan menurut seberapa besar keterlibatan pembeli dalam pengambilan keputusan atau kegiatan yang didasarkan atas kebiasaan saja.

4. Positioning

Dalam Legacy Marketing, Positioning dilakukan setelah kita melakukan Segmentasi dan Targeting. Positioning ini maksudnya bukan peringkat produk itu di pasar. Masih ada yang keliru soal ini.

Positioning adalah tindakan perusahaan untuk merancang produk dan bauran pemasaran agar dapat tercipta kesan tertentu diingatan konsumen.

Menurut Kotler (1997: 262): “Positioning is the act of designing the company’s offer so that it occupies a distinct and value placed in the target customer mind”. Dengan kata lain positioning adalah suatu tindakan atau langkah-langkah dari produsen untuk mendesain citra perusahaan dan penawaran nilai dimana konsumen didalam suatu segmen tertentu mengerti dan menghargai apa yang dilakukan suatu segmen tertentu, mengerti dan menghargai apa yang dilakukan suatu perusahaan, dibandingkan dengan pesaingnya.

Sedangkan menurut Cravens (1991:255),keputusan pemilihan target pasar merupakan titik vokal dari strategi pemasaran itu sendiri dan menjadi dasar dalam menentukan tujuan dan pengembangan strategi positioning.
Oleh karena itu, strategi positioning merupakan faktor utama dalam meningkatkan kekuatan posisi pasar perusahaan di suatu pasar tertentu dibanding pesaing-pesaingnya.

  • Peran Positioning Dalam Strategi Pemasaran

Menurut Craven (1991:270) bahwa positioning memegang peran yang sangat besar dalam strategi pemasaran, setelah melakukan analisis pasar dan analisis pesaing dalam suatu analisis internal perusahaan(total situation analysis).
Alasannya dunia sekarang ini dilanda over komunikasi, terjadi ledakan barang,media, maupun iklan. Akibatnya pikiran para prospek menjadi ajang pertempuran.

About these ads
This entry was posted in TUGAS AKHIR PERILAKU KONSUMEN. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s